Trial College

Trial College 2026 di Lab Bahasa Jadi Pengalaman Seru Siswa SMA

pbi.umsida.ac.id — Sebanyak sekitar 34 siswa mengikuti kegiatan trial college di laboratorium bahasa pada Rabu, 9 April 2026, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 siang.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para siswa SMA untuk merasakan secara langsung suasana pembelajaran di lingkungan kampus, khususnya dalam praktik kebahasaan yang dipandu di laboratorium.

Sejak awal kegiatan, para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari pengenalan singkat, praktik di lab bahasa, hingga tur mengelilingi gedung laboratorium dan perpustakaan.

Kegiatan pertama dipandu oleh Ma’am Fika yang mengarahkan jalannya sesi awal. Setelah rombongan tiba di laboratorium bahasa, para siswa sempat ditangani selama sekitar lima hingga enam menit oleh dua asisten laboratorium, yaitu Bella dan Ziah dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI).

Kehadiran para aslab ini membantu mencairkan suasana dan membuat peserta lebih siap mengikuti kegiatan inti.

Sejak memasuki ruangan lab, para siswa tampak penasaran dengan fasilitas yang ada.

Bagi sebagian dari mereka, pengalaman belajar di laboratorium bahasa menjadi hal baru yang menarik.

Suasana yang biasanya hanya mereka bayangkan dari cerita atau media sosial, pada hari itu dapat mereka rasakan secara langsung.

Hal inilah yang membuat kegiatan trial college terasa bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi juga pengalaman pembelajaran yang memberi gambaran nyata tentang dunia perkuliahan.

Antusiasme peserta terlihat dari cara mereka memperhatikan arahan, merespons instruksi, serta menikmati setiap sesi dengan santai namun tetap fokus.

Meski datang sebagai tamu, para siswa tampak cepat beradaptasi dengan suasana laboratorium.

Interaksi hangat antara peserta, dosen pendamping, dan asisten laboratorium membuat kegiatan berlangsung lebih cair dan menyenangkan.

Praktik listening hingga speaking jadi pengalaman di Trial College 

Trial College

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mengikuti sejumlah praktik dasar kebahasaan yang dirancang sebagai bagian dari trial college.

Mereka diajak mencoba latihan listening, melatih pronouncing atau pelafalan, serta speaking.

Rangkaian praktik ini menjadi inti kegiatan karena para peserta tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga langsung mencoba kemampuan mereka dalam suasana belajar yang lebih aktif.

Pada sesi listening, para siswa dilatih untuk mendengarkan dengan saksama materi atau audio yang diperdengarkan.

Kegiatan ini memberi pengalaman bagaimana pembelajaran bahasa dilakukan secara lebih terstruktur di laboratorium.

Setelah itu, sesi berlanjut pada latihan pronouncing. Dalam tahap ini, siswa diajak mengenali dan menirukan pelafalan yang tepat sehingga mereka dapat lebih percaya diri saat mengucapkan kata-kata dalam bahasa Inggris.

Sesi speaking kemudian melengkapi pengalaman tersebut dengan mendorong siswa untuk berani berbicara dan mempraktikkan kemampuan secara langsung.

Tidak sedikit siswa yang awalnya terlihat malu-malu, tetapi perlahan menjadi lebih aktif setelah suasana terasa lebih santai.

Canda ringan di antara teman-teman mereka juga membuat kegiatan semakin hidup.

Inilah salah satu kekuatan dari trial college, yakni menghadirkan pengalaman belajar yang tidak kaku, tetapi tetap memberi kesan akademik yang nyata.

Setelah sesi praktik di laboratorium bahasa selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tour lab.

Para siswa diajak berkeliling gedung laboratorium hingga ke perpustakaan untuk mengenal fasilitas kampus lebih dekat.

Kunjungan ini memberi gambaran bahwa kehidupan belajar di kampus tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga didukung oleh berbagai fasilitas yang menunjang proses akademik.

Usai berkeliling, rombongan sempat berhenti di kantin untuk beristirahat sejenak. Momen singkat ini menjadi waktu yang menyenangkan bagi peserta setelah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan sejak pagi.

Mereka tampak menikmati suasana, berbincang dengan teman-teman, dan melepas penat sebelum kegiatan benar-benar berakhir.

Melelahkan namun menyisakan kesan nostalgia dan kebahagiaan

Trial College

Bagi tim asisten laboratorium yang mendampingi, kegiatan ini memang cukup menguras tenaga.

Mengatur rombongan siswa, mendampingi perpindahan tempat, serta memastikan seluruh peserta tetap nyaman tentu bukan hal ringan.

Namun, kelelahan itu terasa terbayar saat melihat para siswa menikmati pengalaman mereka sepanjang kegiatan.

Salah satu asisten laboratorium mengungkapkan bahwa meski kegiatan cukup melelahkan, ada perasaan hangat yang muncul ketika melihat tingkah para siswa selama berkunjung.

“Dari saya dan rekan saya dari aslab sih jujur agak melelahkan, namun setelah melihat teman-teman SMA saling bercanda dan bergurau sedikit nostalgia di masa di mana kami masih berada di jenjang yang sama. Mungkin bagi mereka ini jadi pengalaman menyenangkan,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa trial college bukan hanya memberi manfaat bagi peserta, tetapi juga meninggalkan kesan tersendiri bagi pihak yang mendampingi.

Ada ruang pertemuan antara dua fase kehidupan, yakni masa sekolah dan masa kuliah, yang pada momen itu saling terhubung melalui pengalaman sederhana namun bermakna.

Kegiatan semacam ini menjadi penting karena mampu membuka wawasan siswa tentang dunia perkuliahan secara lebih dekat.

Mereka tidak hanya melihat kampus sebagai tempat belajar yang formal, tetapi juga sebagai ruang tumbuh yang penuh pengalaman, interaksi, dan peluang baru.

Dari praktik di laboratorium bahasa, tur fasilitas, hingga momen santai di kantin, seluruh rangkaian kegiatan memberi gambaran bahwa belajar di kampus dapat berlangsung serius sekaligus menyenangkan.

Penulis: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

seminar toefl
HIMA PBI UMSIDA Gelar Seminar TOEFL 2026: Strategi Jitu Capai Skor Tinggi
March 31, 2026By
Kesalahan Berbahasa Inggris Masih Jadi Tantangan Pembelajaran 2026
March 20, 2026By
Suka Duka Mahasiswa PBI di Balik Pertanyaan Cuma Jadi Guru
March 10, 2026By
Research Gap
Dosen PBI UMSIDA Soroti Pentingnya Identifikasi Research Gap di Filipina 2026
February 27, 2026By
Bahasa Inggris
Pengaruh Film dan Musik dalam Pembelajaran Bahasa Inggris 2026
February 24, 2026By
Kritis
Asah Nalar Kritis dan Literasi dari Mahasiswa PBI 2026
February 13, 2026By
American Accent
7 Perbedaan British vs American Accent
February 10, 2026By
English Vlog
English Vlog Competition FPIP CUP 2026: Ajang Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris
February 6, 2026By

Prestasi

Mahasiswa Baru
Mahasiswa Baru Umsida Raih Juara 2 Medali Perak di Kejuaraan Ju-Jitsu Mojokerto
January 27, 2026By
Program Magang
Moch. Jakariyah Berhasil Lolos untuk Program Magang Internasional di Thailand
January 23, 2026By
Pendidikan Inklusif
Kolaborasi PBI dan Psikologi Hasilkan DYNUSA 2025 untuk Pendidikan Inklusif
December 29, 2025By
Pendidikan Bahasa Inggris
Wisudawan Pendidikan Bahasa Inggris Risti Nur Aini Raih Gold Award dan Juara 3 di IC-RIITEL 2025
December 9, 2025By
Bahasa Inggris
Wisudawan Pendidikan Bahasa Inggris Masliha Alfiatul Raih Juara 3 Speech Contest Nasional Language Fest 2022
December 2, 2025By
Bahasa Inggris
Hadiah Terindah untuk Diri Sendiri: Cerita Wisudawan Berprestasi 2025 dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
November 28, 2025By
Alfzehra
Wisudawan 2025 Alfzehra Muhammad Cajuizi: Mahasiswa Umsida Juara 1 Tanding Kelas C Dewasa Putra pada Kanjuruhan Fighter Competition 2
November 25, 2025By
Tapak Suci Umsida Persembahkan Medali Emas Lewat Alfzehra Muhammad Cajuizi
September 16, 2025By