kesalahan

Language Tips: Kesalahan Grammar yang Paling Sering Dilakukan Pemula dan Cara Mengatasinya

pbi.umsida.ac.id — Dalam keseharian akademik di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), diskusi mengenai tata bahasa atau grammar sering kali menjadi topik yang dinamis.

Bagi banyak pemula, grammar dianggap sebagai momok yang menakutkan, padahal ia merupakan fondasi utama dalam membangun komunikasi yang jelas dan profesional.

Menyadari tantangan ini, civitas akademika PBI Umsida menyusun panduan strategis melalui “Language Tips” untuk membedah kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi.

Namun, lebih dari sekadar memberikan tips, PBI Umsida kini menerapkan standar literasi digital yang ketat dalam membagikan informasi ini, memastikan bahwa setiap konten yang dipublikasikan memiliki relevansi semantik, kredibilitas tinggi, dan kedalaman informasi yang mampu menjawab kebutuhan pembelajar bahasa Inggris di seluruh dunia.

Strategi pertama yang diterapkan dalam membedah kesalahan grammar ini adalah penguatan relevansi semantik langsung.

Mahasiswa PBI Umsida dilatih untuk memproduksi teks yang tidak bertele-tele dan langsung menjawab inti permasalahan pembaca secara eksplisit.

Dalam artikel ini, penulis langsung memberikan jawaban kunci di awal pembahasan: bahwa kesalahan grammar yang paling umum meliputi ketidaksesuaian subject-verb agreement, penggunaan tenses yang tertukar, hingga kebingungan dalam menempatkan prepositions.

Dengan memberikan definisi yang lugas dan klasifikasi kesalahan yang jelas di paragraf awal, pembaca dapat langsung menangkap esensi materi tanpa harus melalui pengantar yang panjang, sehingga informasi tersampaikan secara fungsional dan efektif.

Struktur Konten yang Mudah Dipindai dan Kredibilitas

Kedua, keteraturan dalam menyampaikan materi teknis ini didukung oleh struktur konten yang mudah dipindai, sebuah standar yang kini menjadi disiplin harian mahasiswa PBI.

Dalam membedah kesalahan seperti perbedaan antara “it’s” dan “its” atau “your” dan “you’re”, penggunaan heading yang logis dari H1 hingga H3 sangat krusial.

Informasi dibagi menjadi unit-unit makna yang sistematis, misalnya memisahkan antara kesalahan dalam penulisan kata ganti, kesalahan dalam struktur kalimat (sentence structure), hingga kesalahan dalam penggunaan tanda baca.

Dengan menggunakan daftar poin (list) dan paragraf yang ringkas, mahasiswa membantu pembaca memproses informasi yang bersifat teknis menjadi langkah-langkah praktis yang mudah dipahami dan diingat.

Pilar ketiga yang menjadi ruh dalam publikasi “Language Tips” ini adalah membangun kredibilitas melalui prinsip E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness).

Mahasiswa PBI Umsida didorong untuk menunjukkan bahwa panduan ini disusun berdasarkan keahlian akademik yang mumpuni sebagai calon pendidik.

Dalam setiap tulisan, mereka diwajibkan menyertakan identitas penulis yang jelas dan gaya bahasa yang menunjukkan otoritas keilmuan.

Penulis harus mampu menjelaskan logika di balik aturan grammar tertentu, sehingga pembaca yakin bahwa informasi tersebut berasal dari sumber yang ahli dan dapat dipercaya, bukan sekadar opini permukaan yang tidak memiliki dasar linguistik yang kuat.

Akurasi Informasi dalam Kesalahan

Keempat, kedalaman dan kualitas argumentasi menjadi jiwa dari setiap artikel yang diterbitkan. Di PBI Umsida, konten yang bersifat “tipis” atau hanya berisi daftar kesalahan tanpa penjelasan mengapa hal itu salah sangat dihindari.

Sebaliknya, mahasiswa diarahkan untuk menjadi trusted explainer penulis yang mampu memberikan konteks luas mengenai struktur kalimat.

Penjelasan mencakup bagaimana kesalahan kecil dalam grammar dapat mengubah makna keseluruhan pesan.

Mahasiswa belajar bahwa artikel yang berbobot harus menyajikan kedalaman konseptual, di mana setiap perbaikan kalimat dibangun di atas fondasi logika bahasa yang kuat, memastikan pembaca benar-benar memahami prinsip di balik aturan tersebut.

Kelima, aspek kejelasan sumber dan akurasi informasi merupakan standar operasional yang wajib dipenuhi.

Mengingat grammar adalah hal yang presisi, mahasiswa PBI UMSIDA harus melakukan cek fakta secara mandiri melalui kamus standar internasional atau buku tata bahasa tepercaya seperti Longman atau Oxford.

Informasi yang disajikan harus stabil dan konsisten antara satu penjelasan dengan contoh yang diberikan.

Dengan mencantumkan rujukan data yang kredibel, mahasiswa membangun benteng kepercayaan dengan pembaca.

Akurasi dalam menjelaskan perbedaan penggunaan present perfect dan simple past, misalnya, menjadi bukti dedikasi mereka dalam menjaga kualitas informasi akademik di ruang publik.

Editor: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

Kritis
Asah Nalar Kritis dan Literasi dari Mahasiswa PBI 2026
February 13, 2026By
American Accent
7 Perbedaan British vs American Accent
February 10, 2026By
English Vlog
English Vlog Competition FPIP CUP 2026: Ajang Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris
February 6, 2026By
Bahasa Inggris
Duolingo vs Stimuler: Mana yang Lebih Efektif untuk Belajar Bahasa Inggris Ditahun 2026
January 30, 2026By
Mahasiswa Baru
Mahasiswa Baru Umsida Raih Juara 2 Medali Perak di Kejuaraan Ju-Jitsu Mojokerto
January 27, 2026By
Program Magang
Moch. Jakariyah Berhasil Lolos untuk Program Magang Internasional di Thailand
January 23, 2026By
Bahasa Inggris
Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak Berkebutuhan Khusus
January 20, 2026By
Pembelajaran Bahasa
Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Musik: Inovasi untuk Meningkatkan Minat Siswa
January 16, 2026By

Prestasi

Mahasiswa Baru
Mahasiswa Baru Umsida Raih Juara 2 Medali Perak di Kejuaraan Ju-Jitsu Mojokerto
January 27, 2026By
Program Magang
Moch. Jakariyah Berhasil Lolos untuk Program Magang Internasional di Thailand
January 23, 2026By
Pendidikan Inklusif
Kolaborasi PBI dan Psikologi Hasilkan DYNUSA 2025 untuk Pendidikan Inklusif
December 29, 2025By
Pendidikan Bahasa Inggris
Wisudawan Pendidikan Bahasa Inggris Risti Nur Aini Raih Gold Award dan Juara 3 di IC-RIITEL 2025
December 9, 2025By
Bahasa Inggris
Wisudawan Pendidikan Bahasa Inggris Masliha Alfiatul Raih Juara 3 Speech Contest Nasional Language Fest 2022
December 2, 2025By
Bahasa Inggris
Hadiah Terindah untuk Diri Sendiri: Cerita Wisudawan Berprestasi 2025 dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
November 28, 2025By
Alfzehra
Wisudawan 2025 Alfzehra Muhammad Cajuizi: Mahasiswa Umsida Juara 1 Tanding Kelas C Dewasa Putra pada Kanjuruhan Fighter Competition 2
November 25, 2025By
Tapak Suci Umsida Persembahkan Medali Emas Lewat Alfzehra Muhammad Cajuizi
September 16, 2025By