Bahasa Inggris

Duolingo vs Stimuler: Mana yang Lebih Efektif untuk Belajar Bahasa Inggris Ditahun 2026

pbi.umsida.ac.id — Belajar bahasa Inggris kini semakin mudah berkat hadirnya berbagai aplikasi digital yang menawarkan metode interaktif dan fleksibel.

Dua di antaranya adalah Duolingo dan Stimuler, yang samasama populer sebagai media pembelajaran bahasa berbasis teknologi.

Keduanya memiliki pendekatan berbeda, sehingga menarik untuk dibandingkan dalam hal efektivitas, kelebihan, dan relevansi bagi mahasiswa maupun pembelajar umum.

Mengenal Duolingo dan Stimuler

Duolingo dikenal sebagai aplikasi pembelajaran bahasa berbasis gamifikasi yang membuat belajar terasa seperti bermain.

Aplikasi ini menawarkan latihan vocabulary, grammar, listening, dan speaking dengan sistem level yang memotivasi pengguna untuk terus berprogress.

Stimuler hadir sebagai aplikasi alternatif yang menekankan pada latihan terstruktur dengan pendekatan berbasis modul.

Pengguna Stimuler dapat mengikuti materi secara bertahap dengan fokus pada keterampilan akademik dan profesional.

Kedua aplikasi ini samasama populer di kalangan pelajar dan mahasiswa yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara mandiri.

Duolingo lebih menonjol dalam hal interaktivitas, sementara Stimuler unggul dalam kedalaman materi.

Keduanya memberikan pengalaman belajar yang berbeda sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Kelebihan dan Kekurangan 

bahasa inggris

Duolingo memiliki kelebihan berupa tampilan yang sederhana, akses gratis, dan sistem poin yang membuat belajar terasa menyenangkan.

Namun, kelemahannya adalah materi yang kadang terlalu umum sehingga kurang mendalam untuk kebutuhan akademik.

Stimuler menawarkan materi yang lebih terstruktur dengan fokus pada grammar dan writing, sehingga cocok untuk mahasiswa yang ingin meningkatkan kemampuan akademik.

Kelemahannya adalah kurangnya elemen gamifikasi sehingga motivasi belajar bisa menurun jika pengguna tidak disiplin.

Duolingo lebih cocok untuk pemula yang ingin belajar bahasa Inggris dengan cara santai dan interaktif.

Stimuler lebih sesuai untuk pengguna yang membutuhkan pembelajaran serius dengan target akademik atau profesional.

Kedua aplikasi memiliki pendekatan berbeda, sehingga pemilihan bergantung pada gaya belajar masingmasing individu.

“Saya merasa Duolingo membantu saya belajar kosakata baru dengan cara yang menyenangkan, sementara Stimuler lebih menantang karena fokus pada grammar,” ungkap salah satu pengguna yang mencoba keduanya.

Rekomendasi Apk Belajar Bahasa Inggris

Bahasa Inggris

 

Bagi mahasiswa yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, Duolingo bisa menjadi pilihan untuk latihan harian yang ringan dan konsisten.

Stimuler dapat digunakan sebagai pendamping untuk memperdalam pemahaman grammar dan writing yang lebih formal.

Menggabungkan keduanya bisa menjadi strategi efektif: Duolingo untuk membangun kebiasaan belajar, Stimuler untuk memperkuat aspek akademik.

Mahasiswa disarankan untuk menyesuaikan pilihan aplikasi dengan tujuan belajar masingmasing.

Jika tujuannya adalah komunikasi seharihari, Duolingo lebih praktis dan menyenangkan. Jika tujuannya adalah menulis akademik atau persiapan ujian, Stimuler lebih relevan dan mendalam.

Kedua aplikasi ini menunjukkan bahwa teknologi digital dapat menjadi sahabat mahasiswa dalam belajar bahasa Inggris.

Dengan memanfaatkan aplikasi secara konsisten, mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kelas formal.

Belajar bahasa Inggris kini bukan lagi hal yang sulit, karena tersedia berbagai media digital yang mendukung proses belajar.

Duolingo dan Stimuler hanyalah dua contoh dari banyak aplikasi yang bisa membantu mahasiswa mencapai target bahasa Inggris mereka.

Selain itu, perkembangan aplikasi pembelajaran bahasa seperti Duolingo dan Stimuler juga mencerminkan perubahan gaya belajar generasi muda.

Mahasiswa kini lebih terbiasa dengan teknologi yang interaktif, sehingga aplikasi digital menjadi pilihan utama untuk mendukung proses belajar seharihari.

Perbandingan antara Duolingo dan Stimuler menunjukkan bahwa setiap aplikasi memiliki kekuatan dan kelemahan masingmasing.

Duolingo unggul dalam membangun kebiasaan belajar dengan cara yang menyenangkan, sementara Stimuler lebih fokus pada kedalaman materi akademik.

Keduanya mencerminkan tren pembelajaran bahasa di era digital, di mana teknologi bukan hanya menjadi alat bantu, tetapi juga sahabat dalam proses belajar.

Dengan semakin banyaknya pilihan aplikasi, mahasiswa dan pembelajar bahasa Inggris dapat menyesuaikan strategi belajar sesuai kebutuhan pribadi.

Yang terpenting bukan hanya aplikasi yang digunakan, tetapi konsistensi, motivasi, dan keberanian untuk terus berlatih.

Kehadiran Duolingo dan Stimuler menjadi bukti bahwa belajar bahasa Inggris kini bisa dilakukan kapan saja, di mana saja, dengan cara yang lebih fleksibel dan menyenangkan.

Penulis: Faza Finnaja

Editor: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

Mahasiswa Baru
Mahasiswa Baru Umsida Raih Juara 2 Medali Perak di Kejuaraan Ju-Jitsu Mojokerto
January 27, 2026By
Program Magang
Moch. Jakariyah Berhasil Lolos untuk Program Magang Internasional di Thailand
January 23, 2026By
Bahasa Inggris
Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak Berkebutuhan Khusus
January 20, 2026By
Pembelajaran Bahasa
Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Musik: Inovasi untuk Meningkatkan Minat Siswa
January 16, 2026By
Bahasa Inggris
Peran Bahasa Inggris dalam Meningkatkan Karir di Era Globalisasi 2026
January 13, 2026By
Bahasa Inggris
Analisis Penggunaan Novel dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
January 9, 2026By
kesalahan
Language Tips: Kesalahan Grammar yang Paling Sering Dilakukan Pemula dan Cara Mengatasinya
January 7, 2026By
bahasa inggris
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Umsida: Mencetak Pendidik Global Berkarakter Islami dan Berdaya Saing Internasional
January 5, 2026By

Prestasi

Mahasiswa Baru
Mahasiswa Baru Umsida Raih Juara 2 Medali Perak di Kejuaraan Ju-Jitsu Mojokerto
January 27, 2026By
Program Magang
Moch. Jakariyah Berhasil Lolos untuk Program Magang Internasional di Thailand
January 23, 2026By
Pendidikan Inklusif
Kolaborasi PBI dan Psikologi Hasilkan DYNUSA 2025 untuk Pendidikan Inklusif
December 29, 2025By
Pendidikan Bahasa Inggris
Wisudawan Pendidikan Bahasa Inggris Risti Nur Aini Raih Gold Award dan Juara 3 di IC-RIITEL 2025
December 9, 2025By
Bahasa Inggris
Wisudawan Pendidikan Bahasa Inggris Masliha Alfiatul Raih Juara 3 Speech Contest Nasional Language Fest 2022
December 2, 2025By
Bahasa Inggris
Hadiah Terindah untuk Diri Sendiri: Cerita Wisudawan Berprestasi 2025 dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
November 28, 2025By
Alfzehra
Wisudawan 2025 Alfzehra Muhammad Cajuizi: Mahasiswa Umsida Juara 1 Tanding Kelas C Dewasa Putra pada Kanjuruhan Fighter Competition 2
November 25, 2025By
Tapak Suci Umsida Persembahkan Medali Emas Lewat Alfzehra Muhammad Cajuizi
September 16, 2025By