Dewi Islamidina Syamsul, alumni angkatan PBI pantas bangga lantaran menjadi kepala PG-TK aisyiyah VI Candi Sidoarjo selepas lulus kuliah dari Prodi Bahasa Inggris Umsida. Putri ke-dua Syamsul Huda ZA dan Dewi Masito MKS mengaku bangga kuliah di Umsida karena para dosennya yang hebat, “Bapak dan Ibu dosen Umsida adalah sosok yang hebat. Bukan hanya akademis saja tapi religious, attitude dan sudut pandang saya terhadap sesuatu hal juga dikembangkan,” tuturnya. Pecinta sambal teri ini memiliki tujuan hidup teramat mulia yaitu ingin menjadi manusia yang bermanfaat. Berbagai pengalaman organisasi yang didapatkannya selama kuliah membantunya survive dalam menghadapi situasi apapun saat ini. Gadis asli Sidoarjo ini selalu ingat bahwa perbedaan pendapat tak dapat dihindari, “perbedaan pendapat tidak bisa saya hindari tapi bekerjasama membuat hasil menjadi lebih memuaskan daripada menuruti ego sendiri karena saya percaya Allah memberikan kita kelebihan masing-masing,” tuturnya.

Dina, sapaan akrabnya, mengaku bahwa perkuliahan di Umsida sangat menunjang karirnya saat ini, “Saya banyak belajar di kampus tercinta ini. Saya sangat terbantu dalam menyelasaikan masalah di sekolah yang saya pimpin. Intinya pemimpin tidak boleh hanya menyuruh, tapi mengajak, memberi contoh dan mendidik dengan cara yang baik,” ujarnya. Saat ia jenuh mengajar, ia kembali teringat perkataan salah satu dosennya, “Jika kamu bosan mengajar, artinya kamu belum mengajar dengan benar, belum sepenuh hati, harusnya mengajar membuat kita merasa bahagia,” ungkapnya mengulang kalimat sang dosen. Sejak itu, gadis kelahiran 5 nopember 1993 ini membuat pembelajaran di ABA VI menyenangkan sehingga murid senang belajar dan guru senang mengajar. “Ini adalah salah satu semangat bermuhammadiyah, kita harus menjadi Muhammadiyah seutuhnya dan harus siap kapan saja jika dibutuhkan oleh Muhammadiyah,” ungkapnya penuh bangga

Sebelum sesi wawancara dengan khazanah berakhir, alumni yang suka membaca buku cerita ini berpesan agar kita menjadi mahasiswa produktif, “Nikmati masa remaja menjadi mahasiswa yang produktif. Apapun yang kita pelajari sekarang pasti akan berguna dikemudian hari. Harus sungguh-sungguh menikmati masa mahasiswa dengan melakukan hal-hal positif, dengan berdiskusi dan mengembangkan diri.  Mencari ilmu sebanyak-banyaknya. Tidak ada usaha yang menghianati hasil, dan tidak ada hasil baik tanpa usaha yang benar. Meskipun kita kuliah sambil bekerja, harus tetap seimbang. Kalian berada di kampus yang tepat. Disinilah pencerahan bersemi, jayalah Umsida,” pungkasnya. (dian)